September 17, 2016

Preview Film: Pete's Dragon (2016)


Kesuksesan Alice in Wonderland (2010) dan Maleficent (2014) membuat Disney mulai ketagihan untuk me-remake film-film animasi klasik mereka dalam bentuk live-action movie. Apalagi, setelah Cinderella (2015) juga mampu meraup pemasukan hingga USD 543 juta secara global.

Tahun ini, Disney kembali merilis beberapa film remake live-action. Yang pertama adalah The Jungle Book, yang juga sukses besar. Bahkan, menjadi yang tertinggi secara box office bila dibandingkan film-film remake live-action lainnya. Setelah itu, bulan Agustus kemarin, mereka "melepaskan" Pete's Dragon.

Film garapan sutradara David Lowery tersebut memang baru "mendapat layar" pada bulan September ini di Indonesia, bersanding dengan live-action Disney lainnya, The BFG, yang tayangnya juga telat di sini. Meski demikian, Pete's Dragon menjanjikan live-action yang lebih seru dengan efek CGI (computer-generated imagery) yang lebih canggih.

Seperti halnya The Jungle Book, Disney sebenarnya sudah merilis film animasi musikal Pete's Dragon pada tahun 1977. Dua karakter utamanya juga tetap sama, yaitu Pete (Oakes Fegley) dan Elliot the Dragon (John Kassir). Akan tetapi, kisah yang mereka angkat di versi remake live-action-nya kali ini cukup berbeda.

Salah satu bagian yang membedakan dengan versi animasinya adalah dihilangkannya adegan kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh orang tua angkat Pete, yaitu Gogans family. Di versi remake-nya, karakter keluarga jahat itu sama sekali dihapus. Sutradara David Lowery memang ingin menyajikan film yang fun dan bisa dinikmati oleh anak-anak.

Maka dari itu, kisah Pete's Dragon versi live-action ini memang tidak mirip dengan film pendahulunya. Pete diceritakan sebagai bocah yatim piatu berusia 11 tahun yang tinggal sendirian di hutan setelah bokap dan nyokapnya meninggal karena kecelakaan. Dia kemudian menjalin persahabatan dengan seekor naga baik hati bernama Elliot.

Suatu ketika, Pete bertemu dengan seorang gadis kecil bernama Natalie (Oona Laurence) dan penjaga hutan bernama Grace (Bryce Dallas Howard). Ayahnya, seorang tukang kayu bernama Mr. Meacham (Robert Redford), sudah sering menceritakan kepadanya tentang sesosok naga misterius di hutan tersebut. Grace kemudian menjadi penasaran untuk mengungkap kebenarannya.

Keadaan menjadi runyam dengan kehadiran seorang pemburu bernama Gavin (Karl Urban) dan kawan-kawannya yang ingin menangkap Elliot. Mampukah Pete dan naganya menyelematkan diri sekaligus mengalahkan para penjahat tersebut?

Dibandingkan versi animasinya yang berwujud dua dimensi dengan perut buncit, rambut pink, dan gigi tonggos, penampakan sang naga di versi live-action ini tampak lebih nyata dengan bantuan CGI. Meski demikian, Elliot tetap terlihat cute karena dibuat berbulu hijau seperti seekor anjing. Sutradara David Lowery memang sengaja ingin menggambarkan karakter naga yang lucu sekaligus ganas.

Saat syuting, sosok Elliot sebenarnya hanya diwakili oleh sebuah bola tennis berwarna hijau. Sisanya adalah efek CGI. Oleh karena itu, dua bintang cilik, Oakes Fegley dan Oona Laurence, awalnya mengaku cukup berat saat harus membayangkan naga tersebut. Mereka harus berakting mengelus udara dan menangisi bola tennis, seakan-akan itu adalah Elliot. Tentu saja dibutuhkan imajinasi yang tinggi untuk mewujudkan peran tersebut.

Untungnya, kehadiran aktor dan aktris senior semacam Robert Redford, Karl Urban, dan Bryce Dallas Howard sangat membantu dua bocah tersebut. Mereka mengajari Oakes dan Oona untuk tetap tenang dan tidak stress dalam menghayati peran masing-masing.

Sementara itu, untuk menampilkan set hutan, tim produksi Pete's Dragon membuatnya dari busa dan styrofoam. David Lowery menggunakan bahan tersebut untuk menjaga agar para pemainnya tidak cedera saat melakukan syuting. Apalagi, kali ini, dia melibatkan dua bintang yang masih anak-anak.

Oakes pun mengaku sama sekali tidak kesakitan saat harus beradegan memanjat pohon atau tertimpa ranting karena semuanya terbuat dari busa yang lembut. Begitu juga Oona yang sampai membawa pulang batang pohon besar ke rumahnya sebagai kenang-kenangan setelah syuting.

Di lain pihak, aktor Karl Urban mengaku tertarik bermain di Pete's Dragon karena ingin memerankan karakter villain yang sangat berbeda dengan peran yang biasa dia mainkan. Bintang franchise Star Trek itu memang baru kali ini memerankan tokoh antagonis semacam Gavin.

Lain halnya dengan aktor sepuh Robert Redford yang memang ingin bermain dalam film animasi. Sebab, sejak kecil, bintang berusia 80 tahun itu sangat suka dengan dongeng dan cerita anak-anak. Selain itu, Redford juga tak bisa menolak tawaran dari David Lowery yang juga bekerja sama dengannya dalam The Old Man and the Gun yang bakal rilis pada tahun 2018.

David Lowery selama ini memang dikenal suka memakai kembali kru yang pernah bekerja dengannya. Sebut saja sang komposer, Daniel Hart, yang menggarap seluruh musik dalam semua filmnya. Begitu juga dengan sang desainer produksi, Jade Healy. Dengan demikian, chemistry yang terjalin di antara mereka menjadi semakin kuat.

Para kritikus juga banyak memuji kiprah Lowery dalam membesut Pete's Dragon. Menurut mereka, sutradara Peter Pan, yang waktu rilisnya belum ditentukan, itu mampu menyajikan film keluarga yang menghibur, berkualitas, dan menginspirasi anak-anak. Sejumlah situs review pun memberi rating positif untuk film berdurasi 102 menit tersebut.

Sayangnya, setelah dirilis selama sebulan, Pete's Dragon "hanya" mampu meraup pemasukan sebesar USD 103 juta. Secara box office, raihan film berbujet USD 65 juta tersebut masih kalah jauh bila dibandingkan dengan The Jungle Book, yang menjadi salah satu film berpendapatan tertinggi tahun ini dengan USD 964 juta.

***

Pete's Dragon

Sutradara: David Lowery
Produser: James Whitaker
Penulis Skenario: David Lowery, Toby Halbrooks
Berdasarkan: Pete's Dragon by Malcolm Marmorstein
Pemain: Bryce Dallas Howard, Oakes Fegley, Wes Bentley, Karl Urban, Oona Laurence, Robert Redford, John Kassir
Musik: Daniel Hart
Sinematografi: Bojan Bazelli
Editor: Lisa Zeno Churgin
Produksi: Walt Disney Pictures, Whitaker Entertainment
Distributor: Walt Disney Studios Motion Pictures
Budget: USD 65 juta
Durasi: 102 menit
Rilis: 8 Agustus 2016 (El Capitan Theare), 12 Agustus 2016 (Amerika Serikat), 14 September 2016 (Indonesia)

Ratings

IMDb: 7,3
Rotten Tomatoes: 86%
Metacritic: 71
CinemaScore: A


No comments: