Showing posts with label umbrella girls. Show all posts
Showing posts with label umbrella girls. Show all posts

September 05, 2009

Saya Berada di Langit Ketujuh

"Saya berada di langit ketujuh,'' demikian Fisichella seperti dilansir dari PlanetF1. "Saya masih tidak memercayainya. Mimpi saya menjadi kenyataan dan saya mengucapkan terima kasih kepada Chairman Ferrari Luca di Montezemolo,'' lanjutnya.

Ya, Giancarlo Fisichella akhirnya meraih mimpinya: menjadi pembalap Scuderia Ferrari F1. Meskipun hanya berkesempatan menunggangi ‘kuda jingkrak’ sampai akhir musim ini saja (menggantikan Felipe Massa yang sedang cedera kepala karena kecelakaan), Fisico merasa sudah sangat bahagia. Selama 13 tahun berkarir di F1, ambisi terbesarnya memang membalap untuk tim merah kebanggaan Italia tersebut. Bagi setiap pembalap berkebangsaan Italia seperti dia, duduk di kokpit mobil balap Ferrari adalah suatu kebanggaan dan kehormatan besar. Inilah mimpi yang menjadi nyata.

Sebagai fans berat Ferrari dan Fisichella, baru kali ini juga saya merasa 100% menikmati F1. Ya, sejak dulu saya merasa selalu ada yang kurang bila menonton balap F1. Hal ini dikarenakan saya tifoso Ferrari tetapi tidak pernah menyukai pembalapnya. Terhitung sejak jaman Michael Schumacher, Eddie Irvine, Rubens Barrichello, Felipe Massa sampai Kimi Raikkonen, tidak ada satu pun pembalap Ferrari yang bisa menarik kekaguman saya. Agak aneh memang. Yang agak lumayan hanyalah Jean Alesi (pembalap Ferrari sebelum Schumacher).

Oleh karena itu, sisa musim balap F1 tahun ini (yang hanya menyisakan 5 seri lagi) akan benar-benar saya nikmati. Melihat Fisico melintas di sirkuit dengan mobil merah adalah momen langka yang belum tentu bisa saya saksikan tahun depan dan seterusnya. Faktor usia yang sudah 36 tahun tampaknya membuat Fisico hanya akan menjadi test-driver atau reserve-driver alias pembalap cadangan bagi Ferrari tahun depan. Apalagi, Ferrari sudah mempunyai planning (gossip-nya) untuk musim depan, yaitu: menukar Kimi Raikkonen dengan Fernando Alonso dari Renault. Yes, Felipe Massa (bila sudah pulih) akan berduet dengan Alonso, juara dunia dua kali yang (lagi-lagi) tidak begitu saya sukai. :P

Semoga di Monza pekan depan Fisi akan membalap dengan baik, meraih victory pertamanya bersama dengan Ferrari. Ya, duet Alonso-Fisico akan mengulang memori manis saat mereka di Renault musim 2005-2006 (di mana saat itu Alonso berhasil menjadi juara dunia dua kali berturut-turut). Akankah terulang tahun 2010 dengan situasi yang terbalik? Fisi yang akan menjadi juara dunia? Saat ini saya hanya bisa berandai-andai dan berkhayal. Saya rasa Fisi juga demikan. :P

August 30, 2009

Fisico, Just Believe The Impossible!

Inginnya menulis catatan ini besok, tapi sepertinya tangan sudah gatal. :P

Entah kenapa, sebagai penggemar setia balap F1, saya malah nggak suka sama Michael Schumacher. Padahal, semua orang tahu, Schummy adalah pembalap terbesar sepanjang masa. Ya, sejak dulu sampai sekarang memang hanya ada dua pembalap yang saya kagumi, yang pertama adalah almarhum Ayrton Senna dan yang kedua adalah Giancarlo Fisichella.

Bagi saya, Ayrton Senna adalah orang yang secara tidak langsung menjerumuskan saya ke lubang penggemar balap F1. Posisinya hampir sama dengan Diego Maradona. Mereka berdua yang awalnya menarik perhatian saya dan membuat saya menjadi maniac F1 dan sepak bola sejak belasan tahun yang lalu. Nah, saat ini Ayrton Senna telah tiada. Dia tewas saat membalap di Imola tahun 1994 silam.

Sepeninggal Ayrton Senna, saya seperti anak burung kehilangan induknya, nggak punya pegangan. :D Tercatat, hampir tiga tahun saya mengikuti hiruk-pikuk F1 tanpa arah dan motivasi. Apalagi, waktu itu Schumacher baru jaya-jayanya karena tidak punya pesaing. Hal itu semakin membuat saya tidak suka sama dia. Hehe… Sampai akhirnya tahun 1997 ada seorang anak muda berbakat asal Italia yang muncul di dunia gemerlap F1. Dialah Giancarlo Fisichella.

Penampilan pertamanya yang cukup memukau adalah saat dia membalap untuk tim Jordan. Waktu itu dia hampir saja juara sebelum akhirnya berhenti beberapa lap sebelum finish karena mesin mobilnya jebol. Saya sudah lupa di sirkuit yang mana, tapi yang pasti tahun 1997. Sejak saat itu namanya langsung meroket dan diramal oleh banyak pengamat akan menjadi juara dunia masa depan.

Tapi, sayang seribu sayang, ramalan itu hanya tinggal ramalan. Sampai saat ini dia nggak pernah juara dunia. Faktor penyebab utama adalah dukungan tim yang kurang maksimal. Ya, Fisico (demikian Fisichella biasa dipanggil) tidak pernah bergabung dengan tim besar dan kaya macam Ferrari atau McLaren. Padahal, sebagai Italiano asli seharusnya dia diberi kesempatan untuk menungganggi kuda jingkrak Ferrari. Tapi, sampai saat ini Ferrari tidak pernah memberinya kesempatan. Mereka lebih suka menggunakan tenaga pembalap asal luar Italia. Saya yakin, seandainya membalap untuk Ferrari, Fisico akan menjadi juara dunia.

Saat ini, di usianya yang sudah 36 tahun, salah satu yang tertua di F1 selain Rubens Barrichello, Fisico membalap untuk tim terlemah, yaitu Force India. Di awal musim 2009 ini, penampilannya bisa dibilang buruk. Force India tidak bisa menambang poin sama sekali, dan menjadi satu-satunya di antara sepuluh tim yang berlaga. Karir Fisichella pun terancam. Banyak pengamat menyebutkan bahwa ini adalah musim terakhirnya di F1.

Tapi, siapa yang menyangka? Kalau Tuhan sudah berkehendak, apa pun bisa terjadi. Dalam babak kualifikasi GP Belgia kemarin, Fisichella berhasil meraih pole position pertamanya bersama Force India atau keempat sepanjang karirnya. Pole position ini sangat istimewa karena diraihnya bersama tim terlemah di F1. Dan dia mencapainya bukan karena keberuntungan, tetapi karena memang dia cepat. Ya, mobil Force India memang sudah berubah, progressnya sangat luar biasa. Bahkan, Fisico sendiri pun tidak menyangka. Impossible is nothing!

Memang, itu hanya pole position, bukan victory. Apalah artinya start dari posisi terdepan kalau tidak bisa menang. Tapi, apa pun yang akan terjadi saat lomba malam nanti (WIB), Fisico sudah membuktikan kepada para penggila F1 bahwa dia BELUM HABIS. Bahkan, kabar terakhir menyebutkan Ferrari tertarik untuk menggunakan jasanya sebagai pengganti Felipe Massa sampai akhir musim nanti. What a dream come true! Nggak sabar rasanya melihat Fisichella menggunakan kevlar warna merah menyala berlogo kuda hitam di dada. Semoga itu menjadi nyata.

Ok, daripada berandai-andai, lebih baik kita tunggu saja hasil lomba nanti malam. Mungkin akan terjadi kejutan lagi. Force India meraih kemenangan pertama musim ini? Fisico, just believe the impossible!